
Pernahkah kita berpikir tentang seseorang yang kita anggap baik ternyata dibalik itu semua hanya omong kosong saja, pernahkah kita berpikir orang yang kita anggap baik berjasa bagi semua orang itu ternyata dibalik semua itu hanyalah bualan saja.
Dalam politik itu pencitraan sangatlah penting untuk dikenal oleh publik, dari keluarga yang harmonis, sampai apa yang pernah dilakukan sebelumnya, sudah membuat karya apa, intinya semua harus tampak baik di mata publik.
Namun kendati demikian, pencitraan yang bertahan lama harusnya senada dengan apa yang sudah dikerjakan itu benar-benar apa adanya, tidak menutup kemungkinan pencitraan yang dibuat-buat suatu saat akan terbongkar juga kedoknya dan akan berakibat fatal.
Melihat perubahan yang tampak oleh mata sangatlah sungguh menakjubkan untuk kita apresiasi tugas dan wewenang seorang pejabat menyelesaikan tugasnya, semua indah dan sangat exotic, namun dibalik itu semua kita mendengarkan, bahkan mungkin terlalu banyak yang tahu semua itu, akan tetapi hanya bisa diam membisu tak bersuara karena keterbatasan kekuatannya.
Ada banyak yang harus dikoreksi, ada banyak hal yang mungkin akan mengagetkan semua orang, citra yang dibangun selama ini hanya sebuah idealis omong kosong, ada banyak kepentingan, keuntungan pribadi dan golongan disana, dan mereka sudah banyak mendengar tentang itu semuanya.