LAGI !!!| KARATE DO SAMPANG TOREHKAN PRESTASI | KADO HUT KE 398 KAB. SAMPANG

Inkai Karate Do Kabupaten Sampang menorehkan prestasi lagi, di kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Timur yang diadakan di Kabupaten Banyuwangi telah memberikan kebanggaan kepada Kabupaten Sampang.

Kado terindah menuju puncak kejayaan INKAI Kabupaten Sampang dan dalam rangka hari jadi kabupaten Sampang yang ke-398, tepatnya 23 Desember 2021 nanti.

Sebuah prestasi yang terus ditorehkan oleh Karate Do Sampang untuk bisa menjadi lebih baik lagi, kini tempat kejuaraan diadakan di Kabupaten Banyuwangi setelah sebelumnya banyak menorehkan banyak juara di Kabupaten Sumenep, Banyuwangi yang dikenal juga dengan Blambangan adalah kota yang berdekatan dengan pulau Bali, dalam pembukaan kejuaraan disambut dengan tarian khas Banyuwangi dan juga dikenal suku Osing.

Ini akan menambah motivasi junior lainnya bahwa Karate Do Inkai Kabupaten Sampang tidak kalah dengan Karate Do lainnya yang ada di Indonesia, semangat, latihan tekun dan rutin adalah salah kunci menjadi Karate Do untuk bisa menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

BAPAK HADI MENJADI GURU TERBAIK SMEKNESA DI HARI GURU NASIONAL 2021

Menyambut Hari Guru Nasional 2021 Siswa-siswi dan guru SMKN 1 Sampang merayakan Hari guru di lapangan sekolah SMKN 1 Sampang dengan rangkaian acara yang sudah disusun rapi oleh panitia.

Semaraknya Hari guru ini ditandai dengan adanya pelepasan balon bertuliskan HGN 2021 SMKN 1 Sampang ke udara, disambut teriakan dan tepuk Tangan oleh guru dan siswa SMKN 1 sampang.

Ada yang menarik dari rangkaian acara Hari Guru Nasional 2021, siswa-siswi berinisiasi memberikan guru bunga dan kue tart kepada guru yang sangat disegani dan dihormati sebagai tanda kasih dan tanda jasa telah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada siswa-siswi SMKN 1 Sampang.

Meskipun tidak ada polling guru terbaik, namun ada guru yang menarik perhatian bagi banyak siswa, ini dibuktikan dengan banyak hadiah yang diberikan kepada Bapak Hadi Sasongko oleh siswa dan siswi yang telah memberikan karangan bunga, kue dan banyak lainnya sebagai tanda persembahan jasa kepada muridnya.

Meskipun Bapak Hadi terkesan galak, namun hatinya sangat baik, ini adalah bukti otentik dari seorang guru yang tidak hanya mengajar di kelas, akan tetapi seorang guru yang juga bisa mendidik, Selamat Hari Guru Bapak, tutur siswa-siswi menutup sesi foto bersama dengan Bapak Hadi Sasongko.

KEJUARAAN KARATE | INKAI SAMPANG SABET BANYAK MEDALI

Kejuaraan karate antar ranting dan Perguruan se Madura 2021 yang diadakan di kabupaten Sumenep banyak memberikan kesempatan terhadap karate-do yang ingin mendapatkan pengalaman berkompetisi, tentunya untuk wilayah Madura adalah awal bagi karate-do muda untuk menguji kemampuannya di atas panggung mencari sang juara.

Tepat Hari minggu Tanggal 21 November 2021 yang bertempat di GOR jalan Achmad Yani kompetisi itu dimulai, dengan banyak perwakilan dari berbagai daerah di wilayah Madura, Sampang mengirimkan beberapa para petarungnya yang dianggap terbaik yang dipimpin oleh Bapak Herman.

Dari beberapa petarung yang dikirim, ternyata banyak perwakilan Inkai Sampang mendapatkan banyak medali, dari juara 1 sampai 3, semua ini tidak terlepas dari rutinitas latihan yang ketat dibawah asuhan sang master bapak Herman, tentunya semangat bertarung dari karate-do.

Seperti dilansir dari WAG, nama karate-do yang juara 3 (Dwipa, Al, Fia, Haney, Hafizh) juara 2 (Nesya, Halimah, Elza), dan juara 1 ( Putri dan Icha), dari informasi yang didapatkan Elza dan Haney bertarung untuk memperebutkan juara 2 dan 3.

Dengan banyak prestasi yang didapatkan oleh Inkai Sampang dalam kejuaraan Karate ini bisa meningkatkan motivasi anak didik yang lain yakni karate-do Inkai Sampang bisa lebih giat latihan dan bisa menjadikan mental juara di kejuaraan karate selanjutnya.

Rokat Raja Mertosari “Ungkapan Rasa Syukur di hujan pertama” Masyarakat Takobuh Sampang

Wawancara Reporter Icha dengan
Kiai Hasyim dan Juru Kunci

adalah salah satu bentuk syukur masyarakat kepada Allah SWT, sebagai perantara melalui para tokoh yang sudah meninggal dan dianggap keramat, seperti yang dilakukan oleh masyarakat kampung Takobuh jl. Rajawali kecamatan Sampang Kabupaten Sampang.

Rokat raja Mertosari ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur, biasanya dilakukan setelah turun hujan pertama, masyarakat berbondong-bondong membawa makanan (sesaji) untuk didoakan oleh tokoh ulama yakni Kiai Hasyim, sebagian ditaruh ditempat sebagian lagi dibawa pulang untuk dinikmati oleh keluarga masing-masing.

Seperti yang kita tahu Raja Mertosari adalah salah satu raja yang terkena imbasnya oleh Sultan Agung raja Mataram pertama ketika ekspansi kekuasaan ke wilayah Madura, tragedi ini dikenal dengan tragedi berdarah karena makam sang Raja Mertosari yang disatukan dengan keluarganya di dalam satu tempat.

Tidak banyak yang tahu tentang siapa Raja Mertosari, baru 2 tahun ini menurut ketua RT di kampung Takobuh H. Rifai sudah ada yang memperhatikan ketika hari jadi Kabupaten Sampang, ke depannya kita ingin ada congkop di makam raja Mertosari, ini butuh perhatian dari Pemerintah setempat, utamanya Disoporabudpar yang menangani tempat bersejarah dan cagar budaya, imbuh ketua RT dan juru kunci Makam Raja Mertosari.

Kepergiannya untuk kebahagiaannya

Saat itu salah satu saudaraku akan pergi jauh untuk dibawa keluarga barunya, kehidupan baru keluarga baru, terasa sudah detik-detik menuju perpisahan, sungguh berat melepasnya, karena memang selama ini terbiasa bersama, makan bersama seadanya, bercanda meskipun kadang ada gesekan yang tidak lepas dari beda pendapat ataupun hal lainnya.

Saat ia pergi hati ini terasa berat melepaskan kepergiannya, namun kita semua tahu, ia harus menempuh hidup baru untuk keluarga baru yang kita tidak tahu suka dukanya nanti seperti apa, kita tahu ia berat meninggalkan kita semua, yang ia pikirkan juga berat dan sangat terasa bathinnya menangis namun kita semua tidak menampakkan.

Setelah ia pergi dengan kehidupan barunya, ia begitu menikmati dan kebahagiaan keluarga baru terasa, segala sesuatu bisa terpenuhi meskipun juga menanggung beban, namun itu semua bagian dari  kehidupan yang kadang suka atau duka.

Semua tampak seperti biasa, kehidupan disana dan kita semua disini sudah mulai terbiasa dengan kehidupan baru tanpa keberadaannya, semua bahagia dengan kehidupan baru.

Kini sang Ibunda tercinta yang pergi, kita memanggil Emmak meskipun sudah Haji, anak-anaknya enggan untuk mengganti sebutan memakai menjadi Ummi, namun itu semua tidak mengurangi kasih sayang ibu ke anak-anaknya meskipun kadang ibu tersakiti oleh perilaku anak-anaknya namun sang ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya.

Kepergian sang ibu tercinta menyisakan tangis bagi anak-anaknya, namun itu hanya sementara karena belum terbiasa saja,  sang ibunda kini sudah mempunyai kehidupan baru, kebahagiaan yang baru, dan anak-anaknya hanya bisa mengirimkan doa yang terbaik untuk sang ibu tercinta agar bisa ditempatkan di Surga Allah SWT.

Tentang Rasa, Untuk kita renungkan


Kita hidup di dunia hanya ada 2 pilihan, ditinggalkan atau meninggalkan, suatu saat kita akan ditinggalkan atau kita yang meninggalkan, begitulah hukum dualitas kehidupan, tidak ada satupun manusia bisa menolaknya.

Suatu saat akan tiba menimpa setiap insan yang bernyawa, baik buruknya akan sangat tergantung kepada amal dan perbuatan manusia, kita sebagai manusia tidak bisa memvonis baik buruknya, akan tetapi apa yang kita anggap baik belum tentu baik ditengah manusia lainnya, begitupun juga sebaliknya tentang apa yang kita anggap buruk belum tentu buruk ditengah manusia lainnya, karena kita adalah manusia, tempat salah dan dosa dan kebenaran manusia tidaklah mutlak, hanya kebenaran Tuhan yang mutlak dengan segala firmanNya.

Baik buruknya setiap insan manusia yang tidak kalah penting adalah tentang hati yang mengasihi, penyakit hati, iri, dengki dan lainnya adalah proses yang harus dijalani setiap insan manusia, faktor sosial seringkali terjadi gesekan yang kadang membuat hati tersakiti, disengaja ataupun tidak semua berproses hingga akhirnya menjadi hati yang lebih baik.

Hukum Dualitas kehidupan ini sudah menjadi faktor alam semesta tercipta terwujud berpadu berproses dalam lingkup ruang waktu, kita tidak bisa menolak yang satu dan menerima yang lain, dua bagian itu harus kita Terima sebagai bentuk alamiah di alam semesta ini, tidak bisa kita bayangkan jika kita hanya bisa menerima salah satu dan menolak yang lain bagian dari kehidupan. Entah apa yang terjadi?

Adanya hukum alam adalah sebuah hal yang alamiah harus kita terima untuk kesempurnaan sebagai makhluk ciptaan Tuhan, justru dengan perbedaan kita banyak belajar tentang keindahan alam semesta, benci dan cinta perbedaannya sangatlah tipis, sangat mudah sekali membolak-balikan kedua sifat itu.

Kita akan bisa memahami sebuah rasa kehilangan seseorang ketika sudah ditinggalkan, kita akan sangat bisa menghargai pertemuan ketika sudah berpisah, betapa berharganya arti pertemuan dengan hati yang kadang cinta kadang benci sampai akhirnya rasa itu menjadi satu dalam ikatan kasih.

Tuhan lebih tahu apa yang terbaik untuk kita, bukan ingin kita, jika kita harus terpisah dengan orang yang kita sayangi, itu sebuah suratan takdir yang harus dilalui, karena itu merupakan yang terbaik, kita tidak bisa membayangkan jika terus bersama dengan orang kita sayangi, mungkin ada rasa yang harus dikorbankan, meskipun pada realitanya semua terjadi atas kehendakNya.

Semua harus terjadi dan terus terjadi sesuai kehendak sang ilahi, manusia hanya berusaha untuk bisa mengoptimalkan segala hal untuk kebaikan bersama, kita hanya bisa berdoa dan terus berdoa sesuai keyakinan kita sebagai manusia, karena hati yang baik adalah hati yang bisa mengasihi seluruh ciptaan Tuhan tanpa harus ada alasan sebagai manusia.

Menambah Keakraban anggota, MTD Trunojoyo mengadakan Bukber dan Sholat Berjemaah di Pebabaran Trunojoyo

Sholat Berjamaah

Suasana yang damai sejuk rindang dan bersahabat sore hari Pebabaran Trunojoyo, dengan kesan sangat sederhana hidangan makanan dan minuman hasil urunan dari anggota tampak tersaji sangat istimewa.

Awal perdana acara di bulan suci ramadhan mengadakan Buka Puasa Bersama dan sholat berjemaah di bulan suci ramadhan di Pebabaran Trunojoyo, meskipun sangat sederhana suasana keakraban sangat nampak, canda tawa antar anggota, ditambah dengan pencerahan dari ustad Suadi tentang esensi puasa.

Para ketua MTD Trunojoyo Raden Achmad Fauzan, Bagus Sulthon dan Haji Daiman ikut memberikan pencerahan dan menambah suasana keakraban antar anggota, ini tidak lepas dari semua anggota yang ikut berpartisipasi, utamanya Bunda Ana dan Bu Yuli yang selalu siap memberikan sumbangsih untuk anggota MTD Trunojoyo ke depannya.

Ini perlu diagendakan setiap tahun untuk menambah tali silaturahim dan keakraban antar anggota, karena ide dan program akan muncul ketika antar anggota sering berinteraksi, diskusi dan sharing informasi, utamanya potensi tentang seni dan budaya yang harus terus digali, imbuh salah satu anggota MTD Trunojoyo.

Hebat Mart Smeknesa Launching, Kadis Pemprov Jatim datang meresmikan

Dalam kunjungan Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur ke SMK Negeri 1 Sampang di hari senin, 5 April 2021 dimeriahkan oleh penyambutan yang sangat meriah, dari tarian selamat datang sampai daul dug-dug sangat memberikan daya tarik tersendiri dan mengundang banyak orang untuk menonton dari luar pagar Sekolah.

Hebat Mart adalah simbol kemandirian Sekolah dalam berwiraswasta, bersifat mandiri dalam dalam pengelolaan swadaya Sekolah, selain itu juga menjadi proses pembelajaran siswa jurusan BDP (Bisnis Daring dan Pemasaran).

Ini tidak lepas dari srikandi guru yang sudah berkompeten, Bu Sarulin, Bu Iin, Bu Laila dan Bu Fatim, Bu Sarulin sebagai Ketua Kompetensi Keahlian BDP sudah lama menjadi pengelola sampai bisa menjadi Hebat Mart besar seperti saat ini, tentunya tidak lepas dari kerja tim Srikandi

Kini Hebat Mart sudah mulai dibuka kembali oleh Kadis Provinsi Jatim dan Kepala Sekolah di hari Senin 5 April 2021, setelah sekian lama vakum karena terdampak pandemi covid19.

Pelepasan ini sebagai simbolik dipotong tali oleh Kadis Provinsi Jatim untuk melepaskan balon ke udara dengan disaksikan oleh banyak guru dan tamu undangan lainnya.

Dengan adanya Hebat Mart milik SMK Negeri 1 Sampang, dipastikan jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran bisa mengembangkan sayapnya dengan produk hasil karya jurusan lain yang bisa dijual ke umum serta menjadi proses siswa dan alumni berwiraswasta.

Suasana Haru, Imtihan Madrasah Diniyah Al-Qoidiyah

Wisudawan dan Wisudawati

Imtihan menurut kamus bahasa Indonesia adalah Upacara pengumuman kenaikan kelas atau kelulusan para santri di Madrasah Diniyah Awaliyah, Diniyah Wustha dan Diniyah Ulya.

Pada tahun yang lalu di tahun 2020 imtihan yang harusnya diadakan tiap tahun harus terpaksa untuk dihentikan karena peraturan Pemerintah yang membatasi kegiatan apapun di lingkungan masyarakat, mengundang kerumunan yang berpotensi untuk menyebarkan virus corona.

Di tahun 2021 ini imtihan bisa direalisasikan, melepas kelulusan para santri yang lulus tahun yang lalu dan lulus tahun ini untuk digabungkan dalam satu kesatuan, dalam rangka menyemarakkan bahwa santri sudah lulus dan sebagai simbolis para santri di wisuda dengan pakaian toga.

Acara imtihan yang diadakan di Madrasah Diniyah Al-Qoidiyah ini cukup semarak dengan banyak menampilkan hiburan dan pengumuman juara kelas peringkat 1 sampai dengan 3, dihadiri juga oleh para wali murid sehingga acaranya tampak meriah.

Ekspresi sangat mengharukan melihat para wisudawan dan wisudawati, banyak orang yang melihat menangis, sedih dan terharu, utamanya para wali yang melihat putra dan putri nya di depan panggung diprosesi, disaksikan banyak orang dan diselingi musik melankolis islami menambah suasana semakin membuat terharu.

Luar Biasa, SMKN 1 Sampang Borong Prestasi di tingkat Jatim

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sampang Bapak Budi Sulistiyo yang baru awal dilantik pada semester awal ini sempat menuai banyak kontroversi, gebrakan saat ini sudah mulai dirasakan warga sekolah dengan hasil yang sudah didapatkan.

Usaha tidak akan menghianati hasil, begitulah kata pepatah yang sering didengar, dari bangunan sekolah yang megah dan baru sampai prestasi lomba kompetensi siswa di bidang produktif tingkat Jawa Timur menuai banyak pujian dari khalayak banyak, satu-satunya SMK yang ada Kabupaten Sampang meraih di tingkat Jawa Timur.

Meski sempat menuai banyak kontroversi pada awal masuk di lingkungan Sekolah, namun tidak bisa dinafikan bahwa perannya di sekolah sangat penting untuk mengubah kebiasaan yang selama ini kurang baik, terbukti banyak bangunan berubah sekarang di lingkungan SMK Negeri 1 Sampang.

Ditambah lagi dengan prestasi lomba kompetensi siswa di tingkat Jawa Timur, Jurusan Teknik Elektro meraih juara 3, jurusan DPIB meraih juara 3, Teknik Komputer Jaringan meraih juara 4, dan jurusan lain seperti jurusan Akuntansi, jurusan Farmasi dan Multimedia sudah ada peningkatan meskipun belum bisa mendapatkan juara, namun peringkat naik dan naik terus.

Ini juga tidak lepas dari peran semua keluarga besar SMK Negeri 1 Sampang yang saling bahu membahu, saling mendukung untuk bisa terus prestasi, utamanya semua Waka yang terus berjuang untuk Sekolah dan perkembangan anak didik yang lebih baik.