KOMUNITAS ECO ENZYME NUSANTARA SAMPANG HEBAT | HARI LINGKUNGAN HIDUP SE DUNIA
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Se Dunia, 5 Juni 2022, Eco Enzyme Nusantara Sampang Hebat memperingati senam dan spraying, bertempat di Taman Wijaya suasana cukup kondusif dan dihadiri oleh beberapa anggota dan diikuti orang diluar anggota.
Dengan instruktur senam yang fenomenal dan profesional cukup menarik perhatian publik yang datang berkunjung di Taman Wijaya, acara ini adalah salah satu bentuk kepedulian Eco Enzyme Nusantara Sampang Hebat terhadap bumi dan lingkungan sekitar agar sehat.
Meskipun hanya sedikit yang peduli terhadap lingkungan hidup di sekitar, komunitas Eco Enzyme Nusantara Sampang Hebat ini mencoba untuk menjadi inisiator peduli bumi dan lingkungan agar masyarakat bisa sadar dengan sendirinya dengan memanfaatkan sampah organik.
Diakhiri acara senam dan spraying, seluruhpesertakomunitas Eco Enzyme Nusantara Sampang Hebat foto bersama dan mengucapkan Selamat Hari Lingkungan Hidup Se Dunia, dengan ini akan lebih banyak orang nanti yang akan sadar terhadap lingkungan hidup dan penyelamatan bumi dengan menggunakan eco enzyme nusantara dengan bahan murah dan mudah ditemukan yakni sampah organik.
Rapat Kelulusan siswa SMK Negeri 1 Sampang di hari Jumat barokah pada tanggal 3 Juni 2022 di Aula SMK Negeri 1 Sampang dihadiri kepala Sekolah, wakil kepala Sekolah, 7 ketua program keahlian, Guru BK dan dewan guru pengajar.
Informasi yang disampaikan oleh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah memberikan kabar gembira dan angin segar bagi warga SMK Negeri 1 Sampang, meskipun ada sedikit pembahasan yang cukup menegangkan, kendati demikian itu adalah bentuk evaluasi perbaikan sistem yang harus dibenahi.
Disela purna rapat, celetukan dari salah satu guru menginformasikan kepada seluruh peserta forum bahwa Bapak Fatah selaku waka kesiswaan SMK Negeri 1 Sampang hari ini berulang tahun, sehingga membuat suasana tampak riuh bersuara untuk ucapkan selamat ulang tahun.
Orang yang pertama mengucapkan selamat ulang tahun adalah kepala Sekolah Bapak Budi Sulistyo, karena cukup mendadak, Bapak kepala sekolah memberikan kue donat yang berada di depan meja, tidak kalah lucu dan menarik ucapan itu disertai bersalaman juga cipika cipiki keduanyayang membuat sorakan dari seluruh dewan guru.
Sangat menarik dan surprise bagi semua dewan guru untuk keberhasilan dan kesuksesan warga SMK Negeri 1 Sampang mendapatkan informasi peserta didik yang cukup lumayan banyak yang daftar, kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama oleh semua dewan guru yang hadir.
Siapa yang tidak mengenal calon Wakil Presiden dari pasangan Prabowo 2019 ini, selain mantan Gubenur DKI Sandiaga Uno adalah seorang pengusaha yang sukses, ini dibuktikan banyak perusahaan yang ia punya, bahkan sebelum informasi menjadi calon Wakil Presiden, ia berani membeli suara salah satu partai dengan membayar triliunan agar bisa dicalonkan menjadi calon wakil presiden dari Prabowo Subianto.
Bicara politik memang pastinya berbicara kepentingan, tidak ada kawan atau lawan yang abadi, bahkan ada istilah tidak ada makan siang gratis, semua ada harganya untuk mendapatkan sesuatu dari koneksi itu.
Sandiaga Uno sekarang sudah menjadi menteri, menjadi menteri pengganti dari Wishnutama Kusumandio yakni sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, ini tidak lepas dari menggandeng oposisi menjadi Koalisi, tentunya ini menjadi kekuatan baru Pemerintah untuk membangun bangsa ini bisa lebih baik.
Saat ini Sandiaga Uno sudah tebar pesona keliling wilayah yang dianggap sebagai tugas negara, namun dibalik kunjungan ke beberapa daerah Sandiaga mencari sumber kekuatan dan dukungan dari situs keramat dan bersejarah, salah satu yang dikunjungi adalah Sampang.
Kabupaten Sampang mempunyai historis leluhur pejuang yang bisa meruntuhkan kekuatan kerajaan Mataram waktu itu yakni Amangkurat, nama Trunojoyo banyak digunakan dan dimanfaatkan oleh banyak orang, dari Pendopo, Bandara, alamat jalan, bahkan makanan pun memakai nama Trunojoyo, namun sangat ironi sampai saat ini nama Trunojoyo masih belum bisa dijadikan Pahlawan Nasional Indonesia.
Kunjungan Sandiaga Uno melupakan situs sejarah keramat simbol perjuangan yang ada di Kabupaten Sampang, tempat kelahiran Trunojoyo adalah Pebabaran Trunojoyo, meskipun informasinya dari beberapa orang, sebenarnya Sandiaga Uno mau ke Pebabaran Trunojoyo, namun ada oknum yang menghalangi untuk berkunjung kesana, untuk kebenaran informasi tersebut masih simpang siur, karena informasi bawah tanah.
Sebagai gambaran tentang situs Pebabaran Trunojoyo adalah Satu-satunya tempat kelahiran yang tidak diklaim tempat lain yakni Pebabaran Trunojoyo, tempat kelahiran R. Nila Prawata (Nama asli Trunojoyo), berada di Jalan Pahlawan Gg. VIII Sampang, tempat ini berdekatan dengan masjid Agung dan Monumen Sampang, saat ini organisasi budaya yakni MTD Trunojoyo ikut andil untuk merawat dan melestarikan budaya leluhur di Pebabaran Trunojoyo.
Kalau jodoh sudah pasti ketemu, seperti kunjungan Sandiaga Uno yang belum bisa ke Pebabaran Trunojoyo pada akhirnya harus terlewatkan, padahal informasi orang terdahulu Pangeran Diponegoro dan presiden Soekarno pernah ke Pebabaran Trunojoyo sebelum berjuang.
Sabtu, 28 Mei 2022 Pebabaran Trunojoyo kedatangan tokoh nasional, budayawan, seniman, ulama, ataupun tokoh intelektual, terlalu banyak gelar yang harus disematkan kepada sang maslestro sehingga mungkin ada yang terlewatkan.
Kedatangan sang maestro ini sangat mengejutkan bagi pelaku budaya Sampang, terkesan mendesak koordinasi dan persiapan untuk menyambutnya, sehingga sajian pun dilakukan sangat sederhana, utamanya Aba Daiman selaku ketua Lesbumi NU Sampang, karena harus bergerak cepat untuk menghubungi pembudaya lainnya.
Dan pada akhirnya koordinasi dengan pengurus MTD Trunojoyo menjadi satu-satunya yang dilakukan, selain waktu yang tidak terlalu banyak, KH. Zamawi Imron hanya singgah untuk sedikit urun rembuk tentang acara yang akan dilakukan MWC Lesbumi Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang terkait pagelaran budaya.
Ketua MWC Lesbumi Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Mohammad Wiam menuturkan bahwa pertemuan ini terjadi begitu saja, jam 2 pagi saya dihubungi asistennya jika KH. Zamawi Imron akan mampir ke Sampang, Ra Wiam (panggilan akrabnya) mengiyakan karena terkait acara nanti yang akan mengundang beliau dalam rangka parade budaya Muharram.
Sehingga akhirnya kita koordinasi dengan PC Lesbumi NU Sampang untuk bersama menyambut sang maestro, dan kebetulan ketua Lesbumi NU Sampang juga salah satu pimpinan di MTD Trunojoyo yang ikut melestarikan situs Pebabaran Trunojoyo, ujar Ra Wiam
Setelah dari Pebabaran Trunojoyo kiai Zamawi Imron berkunjung ke kediaman ketua Tanfidziyah PCNU Sampang Kiai Itqon Busiri yang juga pengasuh Ponpes Assyirojiyah di kampung Kajuk Sampang, pertemuan itu hanya bincang santai, bercerita tentang kedekatan dengan alhamarhum ayahanda dan saudara kiai Itqon Busiri.
Meskipun tampak tergesa-gesa dan tidak banyak waktu, pertemuan dan rembukan itu berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang sudah direncanakan, tampak sajian yang dihidangkan pun juga sangat sederhana dengan jajanan pasar.
Ekstra musik SMKN 1 Sampang ikut andil dalam memeriahkan acara gebyar pameran di SMK Negeri 1 Sampang, acara ini merupakan salah satu bagian rangkaian acara purnawiyata dengan tujuan promosi produk dan memperkenalkan kepada calon siswa SMK Negeri 1 Sampang.
Undangan ke seluruh SMP dan MTs kelas IX disebarluaskan oleh panitia gebyar sebelumnya untuk ikut memeriahkan acara gebyar, tepat hari senin tanggal 23 Mei 2022 guru dan siswa SMP dan MTs se kabupaten Sampang tampak ikut menghadiri berbondong-bondong melihat hasil karya SMK Negeri 1 Sampang.
Ekstra musik SMK Negeri 1 Sampang yang sempat vakum ikut menyemarakkan acara gebyar, banyak siswa yang ikut tampil memeriahkan, bermain gitar Kajon keyboard dan bernyanyi, semua tampak antusias sumringah melihat penampilan band akuistik yang disajikan oleh panitia.
Yang lebih menarik Kasi dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ikut memeriahkan dengan menyanyikan lagu masa kini, Kepala Sekolah SMKN 1 Sampang tampak ikut menari bersorak gembira dan berdansa seolah menikmati alunan musik juga nyanyian Kacabdin yang terdengar merdu.
Even seperti ini harusnya lebih sering lagi diadakan untuk menampilkan potensi siswa-siswi yang ada di SMK Negeri 1 Sampang, karena tidak semua siswa-siswi itu bisa dan mampu di semua bidang akademik, mereka punya potensi terpendam yang lain dan harusnya bisa dilihat oleh sekolah dan pejabat sekolah juga guru, karena pendidikan bukan tentang proses belajar mengajar tekstual akademik saja, namun juga tentang pembentukan karakter agar siswa lebih punya adab, ujar salah satu guru yang tidak ingin disebut namanya.
Pernahkah kita berpikir tentang seseorang yang kita anggap baik ternyata dibalik itu semua hanya omong kosong saja, pernahkah kita berpikir orang yang kita anggap baik berjasa bagi semua orang itu ternyata dibalik semua itu hanyalah bualan saja.
Dalam politik itu pencitraan sangatlah penting untuk dikenal oleh publik, dari keluarga yang harmonis, sampai apa yang pernah dilakukan sebelumnya, sudah membuat karya apa, intinya semua harus tampak baik di mata publik.
Namun kendati demikian, pencitraan yang bertahan lama harusnya senada dengan apa yang sudah dikerjakan itu benar-benar apa adanya, tidak menutup kemungkinan pencitraan yang dibuat-buat suatu saat akan terbongkar juga kedoknya dan akan berakibat fatal.
Melihat perubahan yang tampak oleh mata sangatlah sungguh menakjubkan untuk kita apresiasi tugas dan wewenang seorang pejabat menyelesaikan tugasnya, semua indah dan sangat exotic, namun dibalik itu semua kita mendengarkan, bahkan mungkin terlalu banyak yang tahu semua itu, akan tetapi hanya bisa diam membisu tak bersuara karena keterbatasan kekuatannya.
Ada banyak yang harus dikoreksi, ada banyak hal yang mungkin akan mengagetkan semua orang, citra yang dibangun selama ini hanya sebuah idealis omong kosong, ada banyak kepentingan, keuntungan pribadi dan golongan disana, dan mereka sudah banyak mendengar tentang itu semuanya.
Pada acara wisuda SMK Negeri 1 Sampang, sabtu 21 Mei 2022 diikuti dan dihadiri oleh Bupati Sampang, Kepala Cabang Dinas Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Kepala Sekolah SMA/SMK se Kabupaten Sampang, Dewan guru dan Tata Usaha SMK Negeri 1 Sampang, siswa kelas XII dan wali murid.
Acara yang digelar tanpa ada halangan meskipun ada keterlambatan waktu, ujar Bupati Sampang, namun itu sudah dianggap biasa, karena waktu Indonesia Timur, disambut gelak tawa audien yang hadir.
Dalam sambutan Bupati Sampang Bapak H. Slamet Junaidi bercerita tentang perjalanan hidupnya dulu ketika merantau pertama kali dan bisa menjadi seperti sekarang tidaklah mudah, penuh lika liku kehidupan yang harus dilewati, yang terpenting itu semua kita harus punya prinsip hidup, tidak terpengaruh oleh pergaulan yang akan menyesatkan diri kita demi masa depan kita yang lebih baik, ambil pelajaran dari semua itu, ditengah sambutan Bupati Sampang memberikan motivasi kepada para siswa yang purnawiyata.
Melanjutkan sambutan Bupati Sampang berujar, Jika ada pejabat yang jual beli jabatan, segera laporkan ke saya, Saya selalu berpesan kepada bawahan saya untuk menjadi pejabat yang melayani kebutuhan semua orang, saya ini pun sebenarnya pelayan masyarakat, ada beberapa orang disini yang teridentifikasi jual beli jabatan, biarlah mereka mendengar pidato saya, kita lihat saja nanti.
Lanjut dalam sambutan Bupati Sampang Bapak Haji Slamet Junaidi, Jika pejabatnya saja jual beli jabatan, dia akan berpikir untuk bisa mengembalikan apa yang sudah dibeli, bukan bekerja untuk kepentingan dan kemaslahatan rakyat, malah dia akan berpikir bagaimana uang itu bisa kembali dengan meminta sesuatu mahar juga kepada orang yang dibawahnya.
Disisi lain ada beberapa isu obrolan warung kopi, jika ada seorang calon kepala sekolah yang tiba-tiba dibatalkan pelantikannya karena tidak membayar sepeserpun, malah yang dilantik kepala sekolah yang sudah bayar, entahlah nominalnya berapa.
Ditambah lagi obrolan warung kopi jika ada seseorang calon kepala sekolah diberikan suatu opsi oleh pejabat, ikut sistem atau mau idealis, dari bahasanya bisa ditafsirkan ini jelas transaksional abu-abu, ada-ada saja memang pejabat kita mau mengambil keuntungan untuk pribadi dan kelompoknya.
Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Indonesia, SMKN 1 Sampang melaksanakan upacara bendera di lapangan terbuka, warga SMK Negeri 1 Sampang, guru dan siswa ikut memperingati dan menjadi saksi lepas pisah salah satu guru terbaik yang ada di SMK Negeri 1 Sampang.
Momentum yang sulit dilupakan untuk seorang guru yang telah banyak memberikan konstribusi kepada sekolah, upacara ini adalah sebuah upacara terakhir Bapak Hadi Sasongko di ruang lingkup SMK Negeri 1 Sampang, banyak yang memberikan kado bunga dan hadiah lainnya kepada Bapak Hadi, dari bunga dan foto tracing gambar dirinya.
Suasana di ruang terbuka lingkup Sekolah tampak baperan, seolah tak ingin melepaskan Bapak Hadi yang akan pergi meninggalkan SMK Negeri 1 Sampang menuju SMK Negeri 3 Sampang, semua ikut terbawa suasana, dari orang terdekatnya sampai siswa yang pernah diajarinya hingga ada beberapa orang guru dan siswa tampak meneteskan air mata, sungguh mengharukan.
Begitulah kehidupan di dunia ini, ada pertemuan pasti akan ada perpisahan, tinggal kapan waktunya, setiap saat kapan tibanya semua akan ada terjadi, semua orang suatu saat akan mengalami dilematis berada diantara 2 pilihan, ditinggalkan atau meninggalkan, berharganya sebuah pertemuan ketika seseorang akan berpisah, begitulah kata pepatah. Selamat untuk Bapak Hadi untuk semua dedikasinya kepada SMK Negeri 1 Sampang, imbuh warga sekolah Smeknesa.
Usaha tidak akan menghianati hasil, itulah ucapan yang sering dilontarkan seorang anak muda alumni TKJ Smeknesa, antara asa dan rasa terpadu dalam menggapai impian, yang terpenting ia berkata restu dari orang yang telah berjasa untuk dirinya, orang tua dan guru.
Teman-teman memanggilnya Hoiron, pemuda yang santun kepada setiap orang, perilakunya menunjukkan pemahamannya tentang sebuah etika dalam sosial, tidak semua orang mungkin bisa seperti dia, dia layak menjadi pemuda inspiratif dalam menggapai mengejar cita-cita.
Kehidupan yang sederhana tanpa harus menunjukkan sosok dirinya sebagai orang yang mampu dengan kekayaannya, pernah gagal menggapai cita-citanya, ia tidak menyerah untuk mencoba kembali, dan pada akhirnya ia sekarang menjadi Abdi Negara Angkatan Udara, sebuah cita-cita dan impian selama ini.
Selama penugasan ia bercerita, sempat mengalami senior junior yang menyebabkan sedikit berbekas cidera di tangannya, seiring dengan berjalannya waktu dalam penugasan, background dia sebagai anak jurusan Teknik Komputer Jaringan ternyata membawa berkah, karena nama TKJ itu ia sering dikirim untuk pelatihan dari kesatuannya, dari nama TKJ ia kenal banyak para pejabat militer di Mabes.
Koneksi hubungan yang banyak dengan para militer lainnya membuat ia sangat dibutuhkan kesatuannya, hingga akhirnya ia harus memilih pindah ke tempat yang dekat kampung halamannya.
Lanjut ia bercerita tentang kisah asmaranya yang mungkin tidak pernah ia sangka sebelumnya, kendati demikian ia mengikuti arus perjalanan kisah asmaranya yang berawal dari media sosial, dan saat waktu senggang masa ia bertugas, ia pergi ke tempat teman gadisnya untuk minta antar ke gunung Bromo, saat ke rumah teman gadisnya ternyata pihak keluarganya antusias menyambut dirinya dan diberi pinjam mobil untuk pergi ke Bromo, hingga akhirnya ia pergi berdua naik mobil.
Meskipun waktu itu masih dalam status belum jelas, ia dianggap oleh orang tuanya si gadis adalah calon menantunya, setiap ia mau pulang ke kampung halaman, ia selalu suruh mampir dan dipinjamkan mobil untuk pulang ke kampung halamannya, hingga akhirnya hubungan itu menjadi lebih dekat, dan pada akhirnya mereka menjadi pasangan suami istri.
Sabtu, 30 April 2022 komunitas Eco Enzyme Nusantara Sampang Hebat mengadakan acara santunan anak yatim sekaligus berbagi Eco enzyme untuk wali yang membawa anak yatim, Rangkaian acara ini dimulai dengan pembacaan al-fatihah sampai sholawatan untuk menyantuni anak yatim.
Sekitar 20 anak yatim dibagikan paket sembako dan sejumlah uang hasil sumbangan dari teman-teman yang peduli terhadap anak yatim, kepedulian ini tidak lepas dari kebarokahan bulan suci ramadhan yang penuh berkah agar kita senantiasa ingat untuk saling berbagi.
Acara berbagi sosial ini juga didukung oleh Kapolsek dan ibu Kapolsek Sampang Yang turut andil ikut menghadiri dan menyantuni anak yatim, suasana tampak sederhana namun begitu berharga bagi kita semua saling silaturahim berbagi dengan sesama, dan semoga acara tahunan ini nantinya bisa lebih mewah, ujar Hj. Suhartini sebagai ketua Eco Enzyme Nusantara Sampang Hebat.